04 March 2018

Duh, Seremnya Nginap di Hotel Berhantu


Setiap kali melakukan perjalanan jauh dan menginap di hotel, selalu ada pengalaman seru. Dari mulai kamar acak kadut, hotel mesum, hingga pengalaman ganjil lainnya. Dulu, beberapa tahun lalu, saya ditunjuk mewakili managemen kantor untuk mengikuti pelatihan. Saya lumayan dag dig dug saat tahu hotel yang saya inapi lumayan serem. Terletak di atas puncak bukit, dikeliling kebuh teh, dan jauh dari pemukiman penduduk.

Saat pertama kali tiba, suasana ganjil lumayan terasa. Beberapa kerabat juga mengingatkan untuk tidak menginap di sana. Lha gimana, penginapannya aja disediain panitia.
Bahkan, saudara jauh di Batam sengaja mengabari langsung agar tidak macam-macam saat menginap. Katanya serem.

“Ada hantu! Namanya Nurjanah!” ujarnya via chat BBM.

Saya rada-rada takut dengan geli. Nurjanah? Serius? Ni hantu apa penyanyi dangdut. Namun, kekhawatiran ini sepertinya terbukti saat saya tiba menjelang maghrib di sana. Suasananya gelap, di atas gunung, jauh dari pemukiman warga, pohon besar menjulang tinggi, suara angin lumayan kencang. Gara-gara diwanti-wanti, saya malah takut sendiri saat melihat kondisi sebenarnya. Kok rada serem, ya.

Alhamdulillah, selama dua malam nginap di sana tidak ada gangguan berarti. Saya berpikir aman sentosa. Namun, satu per satu teman yang ikut serta malah curhat saat kami berangkat pulang.

“Semalam ada yang datang ke kamar, ya? Kok ada yang ngetuk pintu,” ujar teman yang tidur sekamar.
“Kayaknya semalam di kamarku ada yang duduk di ujung ranjang. Rambutnya panjang,” cerita teman dari kamar berbeda.

Auuww…


Lain lagi sewaktu menginap di kawasan Danau Toba saat pelatihan kantor se-Sumatera. Di list panitia, saya tidur sekamar dengan peserta dari daerah lain. Sialnya, si teman malah nggak datang-datang ke kamar. Auk dia tidur di mana. Terpaksa kamar yang luasnya lumayan itu hanya saya tempati seorang.

Awalnya santai dan tidak berpikir macam-macam. Terlebih kamarnya bagus, view-nya keren. Namun, sialnya jauh dari kamar peserta lainnya. Letaknya di ujung lorong. Kalau menuju lift atau tangga harus melewati ruang-ruang kosong. Belum lagi koridornya lumayan sepi.

Apesnya lagi, itu kamar jendelanya besar sekali. Jadi parno sendiri kalau malam tiba. Terpikir yang nggak-nggak. Kebayang jika ranjang sebelah bergerak-gerak, tersingkap selimutnya, atau gerakan menakutkan lainnya. Tapi, syukur hal-hal itu tidak terjadi. Hanya sial sewaktu malam terakhir, bel kamar bunyi terus-terusan.

Saat itu, saya sedang tidur terlelap mampus. Terjaga karena bel kamar bunyi nggak berhenti-henti. Langsung terpikir, kali aja peserta yang ditunggu berhari-hari itu datang untuk tidur. Mana tahu selama ini doi numpang tidur di kamar lain dan kesulitan cari saya di tengah ratusan peserta pelatihan.

Kantuk berat, saya bangun tergesa-gesa. Bel kamar masih bunyi. Penasaran, ni orang siapa, sih? Anak mana? Udah tua atau masih muda.Atau kali aja pegawai hotel yang mau ngantar sesuatu. Sebelum buka pintu, saya coba intip dari lubang pintu hotel.

Penasaran.

Dan, ternyata…

Ya, ampun! Kosong!

Bel langsung berhenti.

Saya coba intip sekali lagi. Beneran kosong. Nggak ada seorang pun di luar sana.

Lha, jadi yang nekan bel tadi siapa?




7 komentar

March 5, 2018 at 4:28 PM Delete comments

Serem, untuk baca pagi-pagi hahahhaa.... Fotonya bikin kaget seh

Reply
avatar
March 5, 2018 at 4:29 PM Delete comments

bakap nangis dan shock kalau ketemu kejadian begini huhuhu....serem

Reply
avatar
March 6, 2018 at 12:17 PM Delete comments

horo ini, memalam baca postingan ini, hihihi

Reply
avatar
March 6, 2018 at 6:51 PM Delete comments

duh jangan sampai deh aku mengalami kejadian horor

Reply
avatar
March 7, 2018 at 12:22 AM Delete comments

haha... serem ya kak
pengalaman mengerikan itu enak diceritain, gak enak dijalanin ya kak

Reply
avatar
March 7, 2018 at 5:00 PM Delete comments

Hem, harusnya mas ferhat juga nyalain record video hape pas lagi tidur. Jangan-jangan ketika mas terlelap... sesuatu... datang... hehe.

Reply
avatar
March 7, 2018 at 5:49 PM Delete comments

Kalau penginapan sih hanya beberapa kali saja menemukan yang berhantu... tapi alhamdulillah tidak pernah panik ketika memang bertemu penampakan.. karena sudah biasa hahaha

Reply
avatar
 
Ferhat Muchtar - Catatan Seru!